Home » Internet » 4 Penyebab Yahoo Tenggelam si Penguasa Internet yang Mendunia
Yahoo Tenggelam
Yahoo Tenggelam

4 Penyebab Yahoo Tenggelam si Penguasa Internet yang Mendunia

Bagi generasi yang aktif menjelajah internet sejak era 90-an hingga tahun 2000 awal tentu sudah tidak asing lagi dengan situs Yahoo yang merajai hampir seluruh layanan akses internet. Mulai dari situs pencarian, email, portal berita, semuanya dikuasai oleh Yahoo. Bahkan bisa dipastikan jika sebagian besar orang pada era tersebut pasti menggunakan Yahoo sebagai domain dari email mereka.

Kejayaan Yahoo dalam menguasai jaringan internet dunia mulai terlihat sejak tahun 1995 dimana kala itu adalah awal mula dari masa keemasan Yahoo yang didirikan oleh Jerry Yang dan David Fillo. Mulai didirikan sebagai projek kecil-kecilan dua orang mahasiswa, Yahoo berhasil melejit hingga menjadi sangat terkenal, bahkan pada masa kejayaannya, data yang ada menunjukan bahwa dalam satu tahun, Yahoo telah dikunjungi oleh lebih dari 700 juta pengguna di seluruh dunia.

Kesuksesan Yahoo ini juga menarik banyak sekali minat para investor yang lazimnya terdiri dari perusahaan ternama dunia. Sebut saja Apple Computer dan Atari yang berani menggelontorkan dana sekitar USD 1 juta, pada masa itu, tentu nominal tersebut sangatlah fantastis. Namun kejayaan Yahoo tidak bisa berlangsung lama, Yahoo dirasa mulai kehilangan gairah dalam berinovasi sehingga lambat laun popularitasnya kian menurun. Bahkan hingga kini sudah terlihat ada 7 kesalahan fatal Yahoo yang menyebabkannya bangkrut.

4 Alasan Mengapa Yahoo Tenggelam dan Bangkrut

Menolak Google 2 Kali

Google
Google

Pada tahun 1997 dan 2002, Google yang kita kenal sekarang ini sempat menawarkan lisensi dan hak patennya untuk dibeli oleh Yahoo. Kala itu, Google masih bernama ‘Star’, hanya saja Yahoo gagal melihat potensi mesin pe

ncari yang ditawarkan oleh Google.

Pada tahun 1997 Yahoo menolak mentah-mentah tawaran dari Google dengan mengatakan bahwa konsep mesin pencarian Google sangat tidak relevan untuk dikembangkan. Sedang pada tahun 2002, Yahoo menolak Google karena enggan membayar dengan uang yang besar. Waktu itu Google menawarkan harga sebesar USD 5 miliar, hanya saja Yahoo mematok harga maksimal sebesar USD 3 miliar.

Kesalahan fatal pertama dari Yahoo inilah yang akhirnya membiarkan Google terus berinovasi dan bisa besar seperti sekarang ini. bahkan Google berhasil menggulingkan popularitas Yahoo menjadi ‘sampah’ yang sudah terlupakan.

Menolak Facebook

Kebodohan Yahoo masih berlanjut, tidak hanya menolak Google, Yahoo juga menolak untuk mengakuisisi Facebook. Pada tahun 2006, Mark Zuckerberg selaku CEO Facebook sempat menawarkan Yahoo untuk membeli Facebook sebesar USD 1 miliar. Hanya saja Yahoo menolak dan mengatakan itu angka yang terlalu besar. Tentu hal tersebut sangat disayangkan karena Facebook saat ini telah menjelma menjadi jejaring sosial terpopuler di dunia.

Menyia-nyiakan Flickr

Flickr
Flickr

Sebelum netizen mengenal Instagram, sebenarnya sudah ada Flickr yang dulunya dimiliki oleh Yahoo dan berpotensial menjadi jejaring sosial untuk saling berbagi foto dan video. Hanya saja Yahoo masih terlena dengan popularitasnya sebagai mesin pencari kala itu sehingga menyia-nyiakan Flickr dan hanya membuat Flickr sebagai akses untuk menukar data-data saja.

Tidak Jelas Arah dan Tujuannya

Sebagian orang mungkin menganggap Yahoo sebagai perusahaan teknologi, tapi nyatanya, pendapatan terbesar Yahoo justru dihasilkan oleh iklan sehingga sudah sangat jelas bahwa Yahoo adalah perusahaan media. Hanya saja, dalam sepak terjangnya, Yahoo membawa perusahaan ini ke arah persaingan teknologi dan dengan menggunakan strategi marketing ala perusahaan teknologi sehingga tak heran jika lambat laun Yahoo semakin kehilangan jati dirinya. Bahkan menurut Paul Graham, seorang pakar komputer, mengatakan bahwa Yahoo tidak memiliki tujuan yang jelas sehingga terpaksa harus stagnan dan kalah bersaing.

Beberapa penyebab atas runtuhnya Yahoo tersebut harusnya bisa menjadi pelajaran untuk perusahaan media lainnya. Jangan sampai popularitas membutakan mata untuk terus berinovasi karena dunia ini dipenuhi dengan kompetitor yang hebat, maka siapa yang pasif, pasti akan tertinggal.

Check Also

Situs Penyedia Lowongan Pekerjaan

5 Situs Penyedia Lowongan Pekerjaan di Indonesia Paling Terpercaya

Akhir-akhir ini jumlah angka pengangguran di Indonesia memang semakin banyak. Hal ini umumnya dipengaruhi oleh …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *